PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN FRAIS (MILLING) PADA SMK DI SUMATERA BARAT
DOI:
https://doi.org/10.24036/vomek.v5i4.600Keywords:
Pengembangan, Media, Modul Pembelajaran, Validitas, Model 4DAbstract
Substansi informasi yang disebutkan dalam capaian pembelajaran Teknik Pemesinan Frais kelas XI belum sepenuhnya tercakup dalam media belajar yang dipakai pada kegiatan pengajaran, sehingga proses belajar menjadi kurang efisien dan efektif. Metodologi pengembangan 4D (pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran) digunakan dalam pembuatan modul pembelajaran melalui penelitian R&D. Lembar validasi berupa angket yang diberikan kepada 2 dosen dari Teknik Mesin FT UNP untuk ahli media, 1 dosen dari Teknik Mesin FT UNP dan 1 orang Guru Mata Pelajaran di SMK untuk ahli materi digunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Statistik deskriptif kuantitatif digunakan untuk menganalisis data, yaitu dengan melihat data dengan menguraikan data yang telah diperoleh. Berdasarkan dari hasil temuan validitas melalui ahli materi yang diraih nilai akhir V pada angka 0,842 dan ahli media yang diraih nilai akhir 0,909 dalam kriteria yang valid, maka temuan penelitian pengembangan dari modul ini diraih layak untuk dipakai menjadi media belajar yang mandiri bagi siswa. Modul ajar Teknik Pemesinan Frais kelas XI Teknik Pemesinan yang dihasilkan sangat layak untuk dipakai menjadi media belajar yang mandiri sebagai pendukung bagi siswa, hal ini bisa diraih melalui hasil evaluasi validitas modul yang dikembangkan.
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Vokasi Mekanika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






